tabur bintang

Kamis, 26 Juni 2008

Teman Sejati

Sebuah tulisan yang dibacakan oleh seorang teman sejati

TEMAN SEJATI

Teman sejati mengerti ketika kamu berkata, “aku lupa”
Menunggu selamanya ketika kamu berkata, “tunggu sebentar”
Tetap tinggal ketika kamu berkata, “tinggalkan aku sendiri”
Membuka pintu meski aku belum masuk, belum mengetuk dan berkata, “bolehkah saya masuk”
Mencintai bukanlah bagaimana kamu melupakan melainkan bagaimana kamu memaafkan
Bukanlah bagaimana kamu mendengarkan melainkan bagaimana kamu mengerti
Bukanlah apa yang kamu lihat melainkan apa yang kamu rasakan
Bukanlah bagaimana kamu melepaskan melainkan bagaimana kamu bertahan
Lebih berbahaya mencucurkan air mata dalam hati dibanding menangis tersedu-sedu
Air mata yang keluar dapat dihapus sementara air mata yang tersembunyi menggoreskan luka yang tidak akan pernah terhapus

Tidak ada komentar:

Search

Peta Desa Tamblang (Bali)

Komang & Family

Komang & Family